Transportasi Bajaj di Pekanbaru yang sudah jarang ditemui

Bajaj atau lebih sering dibilang dengan nama ‘bajai’ ini merupakan alat transportasi yang sudah jarang dijumpai di kota tempat saya tinggal sekarang, yup Pekanbaru. Tapi ini bukan Bajaj pulsar roda dua ya:mrgreen: , tetapi bajaj yang digunakan sebagai transportasi. Berikut fotonya yang saya temui di salah satu mall di Pekanbaru, Mall Pekanbaru (MP).

Bajai

Barang langka nih:mrgreen: , saya dan bro Fazjrul pun segera menghampiri seorang bapak pemilik salah satu bajai ini yang kebetulan sedang melakukan perawatan (servis) pada bajai miliknya, sang bapak rupanya sedang membongkar kepala silinder mesin sang bajai terlihat dari piston yang sudah berhasil dikeluarkan (wah, bakalan lama ini😦 ) , tapi kami memutuskan untuk tetap menunggu😀 . Dikarenakan sedang sepi penumpang secara tidak sadar satu persatu para pemilik bajai yang lain pun datang dan ikut ngobrol bersama kami😀 (Asiiiikk dah, makin rame:mrgreen: ).

Dikarenakan dari awal kami memang berniat untuk menaiki bajai yang sedang diperbaiki ini, ya terpaksa ditunggu sampai bapaknya selesai memperbaiki bajainya (sengaja kami memilih yang pengemudi bajai yang paling tua, karena kemungkinan besar dialah salah satu yang paling berpengalaman dalam dunia perbajaian di Pekanbaru ini:mrgreen: ) sembari menunggu si bapak menyelesaikan pekerjaannya kami pun mengobrol dengan pemilik bajai yang lainnya.

Dari obrolan yg terjadi diketahui bahwa bapak tua tersebut biasa dipanggil dengan ‘Adjo Kojek’ rupanya memang yang paling veteran di antara yang lainnya ( pas betul😀 ).

Bajai 2

Setelah Adjo Kojek menyelesaikan servis motornya kamipun minta diantar berkeliling sebentar, setelah dapat harga 20 ribu bajai pun berangkat.

Rutenya adalah ;
MP ( Mall Pekanbaru ) – Masjid An Nur – Rumah Gubernur – Bundaran Kantor Gubernur – Dan kembali lagi ke tempat awal yaitu Mall Pekanbaru.

Dari perbincangan selama diperjalanan rupanya ada juga turis yang mau diajak berkeliling dengan salah satu bajai di Pekanbaru ini, terutama dan paling sering adalah turis dari Malaysia, “ya, walaupun jarang tapi adalah” ujar si Adjo Kojek.

Berikut kesan saya setelah menaiki Bajai mengelilingi sebagian kota Pekanbaru :
– Lebih nyaman dari taksi, karena yang kita nikmati adalah udara asli bukan dari AC, walaupun banyak polusi.
– Jarang terjebak macet karena dimensi Bajai yang lebih kecil dari mobil.
– Tempat duduk lumayan santai.
– Tarif tidak terlalu mahal.
– Rupanya udah bisa call by phone:mrgreen: tapi saya lupa minta no hp si Adjo Kojek ini.
– Maksimal penumpang adalah dua orang dewasa dengan tubuh ideal.

Jika bro and sist ada kesempatan silahkan deh dicobain naik Bajai di Pekanbaru:mrgreen: , sekaligus memajukan potensi wisata di Pekanbaru ini😀 .

Demikian dulu postingan kali ini, maaf udah jarang betul posting artikel baru . . semangat kurang . .

Semoga bermanfaat😀

(Azul)

Categories: Full Pekanbaru, Sepeda Motor, Unik | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: