Kawasaki D-Tracker X 250 . . .

Alhamdulillah . .

akhirnya bro Aldi punya waktu juga untuk melakukan change sepeda motor selama 4 hari ( 2 hari bonusnya:mrgreen: ), bertepatan hari sabtu dan memang ada rencana untuk balik kampung maka hari itu jugalah tukar sepeda motor dilakukan, cbr 150 ditukar sementara dengan kawasaki d-tracker 250.

Bro Habibi dan Saya (dengan d-trackerX 250)

Kawasaki d-trakcer 250 milik bro Aldi ini merupakan rakitan 2009 .

di lingkaran 1 ada tulisan 0109, kalau saya sendiri menyimpulkan itu tahun perakitannya bulan 1 tahun 2009, cmiiw🙂
di lingkaran 2 rupanya satuan kecepatannya bukanlah kmph (kilometer per hour) seperti kebanyakan sepeda motor di tanah air, terlihat mph (mil per hour)

untuk spesifikasi d-tracker itu sendiri bisa dilihat di sini , sama kok dengan spek web resminya🙂

Sebenarnya spesifikasi d-tracker kepunyaan bro Aldi ini masih standar, yang diubah cuma knalpot bawaan yang sudah diganti dengan knalpot FMF Q4 Powerbomb, selain dari part knalpot tersebut selebihnya masih standar semua. Kabarnya apabila sudah diganti dengan knalpot ini maka tenaga akan bertambah maksimum sebanyak 3hp.

Perjalanan balik kampung dari Pekanbaru ke Bangkinang akhirnya sukses ditemani oleh d-tracker 250 ini.

Berikut poin-poin penting yang saya rasakan ketika menunggangi d-tracker 250 :

– Untuk saya  yang tinggi badan lebih kurang 163cm, ketika menaiki motor ini tanpa pembonceng dipaksa menjinjit, ini sepeda motor tinggi juga bro:mrgreen: , mungkin untuk biker yang tingginya udah menyentuh 170cm ke atas sudah bisa menapak dengan sempurna kakinya🙂

– Ketika motor ini mulai berjalan maka kenyamanan mulai bisa dirasakan, tarikan luar biasa yang saya rasakan . . mengisi terus bro😯 , sayangnya belum ada yg bisa saya bandingkan dengan sepeda motor ini . . karena baru kali pertama saya menyoba motor dengan mesin 250cc satu silinder dohc plus injeksi😀 .

– Setelah agak lama berjalan, maka hawa yang lumayan panas akan mulai menerpa pergelangan kaki sebelah kanan(yang menginjak pedal rem), sebenarnya saya ragu kalau-kalau ini cuma akibat knalpot leher POwerbomb knalpot FMF yang telah diaplikasikan pada motor ini, harus pake sepatu plus celana jeans panjang.

– Ketika melakukan pengereman mendadak, maka hati-hati bro . . shock depan motor ini lumayan panjang, jadi jangan terlalu kaget supaya tak kehilangan keseimbangan:mrgreen:

– Untuk top speed saya hanya berani test di jalan rimbo panjang sehabis spbu perbatasan dari Pekanbaru-> Kampar kanan, dan top speed yang saya bisa raih hanya 90mph . . eits, perhatikan dulu baik-baik satuan kecepatannya bro:mrgreen: “mph” bukan “kmph” ,
untuk satu mph kira-kira perbandingannya 1,6kmph . . itu artinya 90 * 1,60 = 144kmph
wah, lambat ya, lebih kencang ninja 250 . . lihat dulu donk type sepeda motornya bro, ini sepeda motor sudah bisa dibilang enduro atau dualpurpose cmiiw . . peruntukannya bukan semata untuk kecepatan . . tapi untuk melibas dua medan yang berbeda (jalanan aspal dan jalanan non aspal yg tidak terlalu ekstrim:mrgreen: ) .

– Pengalaman pribadi ketika mencoba top speed pada sepeda motor ini, kalau sudah menyentuh kecepatan 90mph maka kita harus bersiap-siap dengan guncangan

– Kok top speednya hanya segitu ?? sabar dulu, itu tergantung mental rider masing-masing bro . . kalau saya ya cuma sanggup 90mph atau 144kmph saja. Barangkali ada di antara bro & sist yang lebih bermental dari saya untuk menggapai top speed melebihi saya terhadap sepeda motor ini . . ya silahkan . .:mrgreen: .

– Untuk perjalanan yang jauh saya rasa d-tracker 250 ini cocok, karena posisi ridingnya santai betul, setang tinggi dan kaki tidak melipat. Tapi ada satu kendala, tempat duduknya bro . . lumayan sempit dibanding sepeda motor lainnya.

– Untuk komsumsi BBMnya lumayan irit untuk mesin 250cc DOHC, paling boros yaitu 30km/liter pertamax plus, penghitungannya sama seperti artikel test ride CBR 150 yang saya buat sebelum ini yaitu isi from full tank to isi full tank again.

berikut beberapa hasil jepretan kamera handphone saya :

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Demikian sensasi test ride yang saya lakukan untuk unit Kawasaki D-tracker 250.

Semoga bermafaat😀

(Azul)

Categories: Sepeda Motor | 12 Komentar

Navigasi pos

12 thoughts on “Kawasaki D-Tracker X 250 . . .

  1. motor garuk tanah ga perlu kenceng, yang penting rosso

  2. 😀

  3. Overall aku puas dengan DTK250,berasa raja jalanan,macet bisa manjat-manjat ketrotoar,jalan jelek juga bisa ngebut tapi guncang-guncang,jalan berlubang bisa dilompati,bobot ringan,mengemudikannya enteng (bagi yang tingginya cukup) kalaupun ada kekurangannya adalah waktu ketemu jalan lurus yang panjang dan bagus kurang puas dengan top speednya yang aku coba kalau djalanan sampai 108 mph

  4. zulfaneri putra

    Bos itu cdi nya udah ditukr? Sama Spuyernyaa?

    • masih ori semua bro, kecuali knalpot,
      kalo untuk spuyer.. ini motor sudah injeksi.. bukan karbu lagi🙂
      jadi spuyer mana maksud bro ?

  5. @sidik kan bisa dipesen gan:mrgreen:

    • Sidik

      Psen dmna gan klo boleh di share infonya,budget brp full system?😀

      • @sidik yang punya tinggal di pekanbaru, pesan di sirkuit motor harapan raya gan.. kalau harga saya kurang tau, sepertinya di atas 5jt😀

        coba agan pesan sama toko sparepart terkenal di kota agan, bisa pesan di sana tuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: