Touring ke siak

sehabis touring ke danau tanjung putus kami pun melanjutkan touring ke kabupaten Siak – Siak sri indrapura😀 , sebenarnya ini sudah rencana sejak zaman baholak dulu tapi tak kunjung jua terjalani😀 hingga akhirnya kami memutuskan berangkat ke negeri Siak tepat dua minggu setelah touring dari danau tanjung putus .

Perjalanan cuma membutuhkan waktu sehari, kami berangkat pagi sabtu dan pulang lagi ke Pekanbaru sore sabtunya juga😀 . Perjalanan kali ini cukup melelahkan karena jaraknya lebih jauh dari perjalanan ke danau tanjung putus, membutuhkan waktu sekitar 3 jam lebih untuk mencapai kabupaten siak.

Karena saya kuranglah lihai dalam bercerita, maka saya buat per-poin apa saja yang di alami ketika touring mulai dari berangkat ke siak sampai balik ke pekanbaru lagi😀 , silahkan disimak . . :

– Perjalanan kami mulai sekitar jam 6.30 pagi pada hari sabtu, sekitar 3 minggu yang sudah lah. Sebenarnya janji berangkat lebih awal . . tapi apa nak dikata anggota anak muda semua:mrgreen: .

– Sebelum berangkat anggota ngumpul dulu di samping taman olahraga cevron pada Kec. Rumbai .

– Perjalanan menuju siak kami nikmati dengan berkendara santai saja😀 , cuma bermain di angka 70 – 90 km/h .

– Pemandangan di perjalanan menjelang jembatan perawang ( sebelum siak ) memanglah sangat menyejukkan mata, karena di sisi kiri kanan-jalan masih didominasi oleh semak-semak dan hutan-hutan. Kecuali jalanannya:mrgreen: , terdapat lubang satu-satu tapi dalam-dalam dan lebar-lebar😯 , ini dimaklumi karena yang lewat di jalanan ini bukan hanya sepeda motor dan mobil keluarga saja tetapi juga dinikmati oleh truk-truk besar .

– Sesekali rupanya roda sepeda motor baik itu yang depan atau belakang merasakan dalamnya lubang di jalanan .

– Menjelang jembatan perawang kami baru bisa menikmati jalanan yang sangat mulus dan jalanannya lumayan lengang karena aspal jalannya lumayan baru, kami pun mulai membuka gas secara perlahan sampai mentok ( selagi jalanan lengang dan jalanan mulus😀 ) alhasil top speed yang ditempuh kendaraan kami masing-masing adalah :

– Shogun ( sendiri tanpa pembonceng )     = 110 km/h.
– Beat       ( Berdua dengan pembonceng ) = 90 km/h – sudah mentok dengan susah payah lagi kata bro Aldi:mrgreen: .

Sebelum mencapai jembatan perawang kami menyempatkan diri dulu buat berfoto-foto, karena jalanan masih sepi sehabis membuka top speed sepeda motor masing-masing . .

saya (kiri) dan bro Habibi ( kanan )
saya (kiri) dan bro habibi ( kanan )
saya

– Kamipun tidak mau berlama-lama lagi untuk menghabiskan waktu di jalanan, tak sabar menuju jembatan perawang😀 .

– Pas mau menaiki jembatan perawang kami berfoto-foto lagi


pengambilan foto yang satu ini sangat tergesa-gesa, karena mobil kijang-innova ber plat nomor merah yang terlihat di foto selalu mengklakson mulai dari kejauhan:mrgreen: .

– perjalanan dilanjutkan dan berhenti di spbu sekitar simpang empat buatan dan kerinci . Isi full tank dan kena Rp.14 ribu .

– Nah perjalanan dari spbu  tersebut menuju jembatan siak sudah mulai menyiksa kami, karena jalan yang tidak bersahabat sudah mulai sering menjumpai kami, mulai dari jalanan yang sedang diperbaiki sehingga menimbulkan debu yang sangat banyak, jalanan berlubang sehingga kami harus ber zig-zag ria menghindar:mrgreen: , dan sekali-kali tarian zig-zag kami bersama sepeda motor kurang manjur untuk menghindari lubang di jalan .

– perjalanan dengan tarian zig-zag tersebut memang sangat terasa lama, karena jalanan ini adalah jalanan nan lurus dan panjang.

– tetapi tarian zig-zag yang sudah menguras tenaga kami tersebut terobati ketika di ujung jalan yang lurus dan panjang tersebut terdapat sebuah jembatan megah😯 , yap itulah jembatan siak . Dengan dominan warna kuningnya berdiri gagah dan mempesona bagi pasangan mata yang pertama kali menuju siak😀 . Hmm, terasa betul melayunya . .

jauh berbeda  dengan jembatan perawang yang tanpa hiasan di sisi kiri-kanannya .

– O ya, bro Aldi dari tadi tak ada fotonya ya. Kalau yang penasaran ini dia orangnya

dan berikut gambar action saya dan bro habibi ‘lagi’ yang mirip di kaki jembatan perawang sebelumnya .


seperti yang terlihat pada foto-foto di atas, sepeda motor kami semuanya sehat walafiat dibawa jalan, mulai dari :
– Spion standar kiri-kanan.
– Stop lamp masih berwarna merah.
– Knalpot masih standar.
– Lampu depan hidup terus, meskipun kedua sepeda motor kami masih tipe yg mempunyai saklar lampu utama.
– Kondisi ban masih layak pakai.
– Selama perjalanan alhamdulillah kami tak pernah ugal-ugalan, karena “kami menghargai pengguna jalan lain dengan harapan kami juga dihargai pengguna jalan lain” .
– Helm, sepatu, sarung tangan dan jaket selalu kami pakai selama diperjalanan.

– Setibanya di pertengahan jembatan siak, kami ternyata disuguhi lagi pemandangan yang luar biasa😀 . Yap, hamparan bagunan di kabupeten siak terbenang bak pemandangan alam, karena di siak masih sedikit berdiri bangunan-bangunan.

– Setibanya di kota siak, kamipun menyinggahi Kerajaan siak ( wajib😀 ) . karcis masuk cukup Rp.3rb rupiah perorang dan motor.

– Setelah mengunjungi kerajaan siak dan berkeliling kota siak barulah kami berangkat pulang ke pekanbaru sekitar jam 1 siang.

– Dan alhamdulillah kami sampai  di Pekanbaru sekitar jam 16.30 dengan kondisi yang baik meskipun capek:mrgreen: .

– Meskipun capek kami masih sanggup untuk fitness malam harinya😀 .

Demikianlah sedikit oleh-oleh ketika touring ke kabupaten siak .

Sedikit catatan :
– saya sengaja tak membawa si cibi karena bro aldi juga tak membawa nininnya:mrgreen: .
– beruntung kami tak membawa cibi dan ninin karena jalanannya penuh dengan kerikil perbaikan jalan, jikasaja kami membawa motor kesayangan masing-masing pastilah sirip-sirip radiator motor kami akan bengkok-bengkok parah.
– total bbm shogun adalah Rp.30rb rupiah pulang-pergi dua kali pengisian single rider, sedangkan beat Rp.25rb rupiah pulang-pergi dengan berboncengan.

Semoga bermanfa’at😀

(Azul)

Categories: Sepeda Motor | 30 Komentar

Navigasi pos

30 thoughts on “Touring ke siak

  1. joss,,,.

  2. Sip,keren,cool

  3. jadi inget pekan baru lagi….

    semoga beberapa bulan kedepan kesampaian…

    sungai siak… jd inget prahu mo kebalik gara gara ada kapal tongkang lewat….

  4. Aldi Rinaldi

    Hahaha,mantep tenan,besok kelipatkain lagi😀

  5. wah keren gan’😀
    saran ane gan’ salah satu foto harusnya di pampang dibawah judul posting, biar lebih menarik selanjutnya foto berikutnya menyusul di bahah postingan😀.

  6. Elvira

    merusuh aj klen d jlan jul…😛
    bkin jlanan mcet.. haha

  7. dewi febriany

    Kereeeen, Apalagii foto2 na… Jembatan na jg baguuus bgt🙂

  8. straight nya kereeeeeeen cocok buat lokasi shooting tvc ducati:mrgreen:

    ehh kameranya Dslr mas bro?

  9. hha,
    tunggu ducati versi bebeknya dulu:mrgreen:

    yup, kameranya bro aldi : Canon EOS 500D

  10. Vixifixi

    jalannya mulus…..
    kerend bro..😀

  11. asseek.
    hha

  12. kalau ada turing ajak ajak gan

  13. hha,
    siip😉

  14. bmaster23

    mantab gann
    mau tau cara buat aplikasi android dengan isi blog kita : http://bmaster23.wordpress.com/2012/03/31/buat-aplikasi-android-sendiri-dengan-isi-blog-pribadi/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: