Touring ke danau tanjung putus ( seberang desa buluh cina )

Hi, apa kabar bro dan sist ?😀

dikala pikiran stress akan semua kegiatan ( kuliah, kerja, dll) maka pada akhir minggu memanglah saat yang pas untuk dihabiskan dengan refreshing ke berbagai tempat, saya dan teman-teman ( bro Aldi, Habibi dan Kafi ) pada hari sabtu sekitar sebulan yang lalu memilih lokasi yang tidak begitu jauh dari kota Pekanbaru . . yap, di seberang desa buluh cina tepatnya yang bernama ‘danau tanjung putus’.

Perjalanan pun dimulai jam 4 sore lewat sedikit,  dengan tiga sepeda motor empat orang, perjalanan memakan waktu sekitar 20 menit dengan berkendara santai.

sampai di desa buluh cina kami segera menuju kapal penyeberangan ke danau tanjung putus . . beruntung kapal penyeberangan memang hendak menyeberang ke tanjung putus jadi kami langsung meluncur ke dalam kapal .

berikut point-point dari perjalanan kami disana :

1- Setiba di tempat penyeberangan kapal hanya motor roda dua yang boleh masuk, mobil tak bisa.

2- Saya perhatikan cuma muat sekitar maksimal 6 sepeda motor di dalam kapal.

3- Setibanya di seberang sungai. Kita tidak akan dimintai ongkos penyeberangan, karena daerah tanjung putus merupakan suatu desa yang hanya bisa ditempuh dengan kapal penyeberangan, tidak ada jalan selain kapal penyeberangan. Alhasil, petugas kapal tidak perlu khawatir bila penumpangnya tidak bayar di awal:mrgreen: .

4- Ketika menginjakkan kaki di tanah seberang, maka jangan ragu-ragu untuk menanyakan letak danau tujuh yang berada di tanjung putus, cukup dekat sekitar 500m dari pemberhentian kapal.

5- Kalau mau kita bisa meminta ditemani oleh penduduk sekitar jika ingin mengunjungi daerah hutan sekitar danau lebih jauh ke dalam lagi, dan tentunya ini sifatnya bisnis jasa😀 , jadi, silahkan rundingkan harga sebelum memulai perjalanan.

6- Kalau tak mau bantuan penduduk tak masalah, tapi ada syaratnya yaitu ” jangan memasuki hutan terlalu dalam jika tak ada pemandu yang tau daerah hutan sekitar danau dengan baik ” . Yup, ini demi keselamatan sesama, karena berdasarkan penglihatan saya sebagai orang normal ( bukan paranormal !:mrgreen: ) hutan yang berada disekitar danau tersebut lumayan dilestarikan . . pepohonan disana sudah tua-tua sehigga sebagian dari pohon-pohon ada yang sudah mengeluarkan akar yang menjuntai kebawah dari dahan-dahannya . . nuansa hutan yang begitu alami . . dan janganlah sembarangan bertindak karena saya khawatir disana ada semacam ‘penunggu’ yang selalu mengawasi para pengunjung yang datang.

7- Batas waktu memasuki hutan adalah jam 5.30 sore, beruntung kami sampai di daerah danau sekitar jam 4.30 sore jadi masih ada waktu untuk menelusuri hutan-hutan alami tersebut meskipun tak terlalu dalam.

8- Ternyata suasana di dalam hutan lebih asri lagi, sampai-sampai jaring laba-laba selalu menjerat wajah:mrgreen: karena saya yang berada dibarisan paling depan perjalanan.

9- Kami memutuskan untuk tidak memasuki hutan terlau dalam karena ingat peraturan yang terpampang pada papan pengunguman ketika memasuki danau.

10- O iya, kamera DSLR yang dibawa oleh bro Aldi tidak akan dibiarkan begitu saja diam di dalam tas selama perjalanan selama menelusuri hutan😀 .

11- Sebaliknya dari danau kami mencoba iseng-iseng untuk menelusuri desa ya . . mana tau dapat jalan darat untuk keluar dari desa tersebut:mrgreen: tapi hasilnya nihil ! kami hanya berputar-putar di desa danau tanjung putus tersebut. Dan setelah bertanya ke penduduk sekitar rupanya memang hanya kapal penyeberangan tersebutlah satu-satunya akses untuk keluar masuk desa danau tanjung putus tersebut .

12- Kamipun segera menghampiri kapal penyeberangan karena hari sudah mulai senja.

13- Setibanya di seberang barulah kami dimintai ongkos oleh petugas kapal penyeberangan,
yap ! untuk satu orang-satu motor kena 4rb rupiah, dan untuk dua orang-satu motor kena 5rb rupiah. Disini yang saya heran❓ karena saya pernah baca di beberapa artikel hasil penelusuran saya dan om google , saya lihat disana ada sebuah gambar spanduk yang dipasang sebelum memasuki kapal penyeberangan, disana tertera bahwa tarif penyeberangan paling mahal 3rb rupiah untuk tamu dengan sepeda motor, tapi tak apalah cuma beda 1rb-2rb saja:mrgreen: . Dan spanduk tersebut sudah tak ada lagi di tempatnya ketika kami ke sana.

14- Kami pun pulang kerumah masing-masing, dan rupanya saya dapat oleh-oleh yang tak disangka dari hutan danau tanjung putus tersebut, ada semacam lintah tapi berwarna cokelat yang menempel pada sela-sela jari kaki saya dan kondisinya sudah lumayan gembung karena menghisap darah dari kaki saya:mrgreen: , di kampung saya desa Kuok lintah tersebut dikenal dengan nama ‘acek’, tapi ini bukan lintah yang hidup di air melainkan di pepohonan dan tanah yang lembab . . jadi wajar saja bisa menempel karena kebetulan saya memakai sandal jepit ketika memasuki hutan . . haha:mrgreen: wajar saja.
Si acek pun saya lepaskan dari jari kaki dan di injak kuat dengan sandal jepit dan darahpun keluar banyak dari badan si acek tersebut ( biarin saja mati, merugikan ! ).

Demikianlah perjalanan singkat saya dan teman-teman ke danau tanjung putus. Jika ada yang berminat silahkan berkunjung ke Desa tanjung putus tersebut, letaknya di Prov. Riau Kab. Kampar Kec.Siak Hulu Desa Buluh Cina.

Semoga bermanfaat😀

(Azul)

Categories: Sepeda Motor | 5 Komentar

Navigasi pos

5 thoughts on “Touring ke danau tanjung putus ( seberang desa buluh cina )

  1. Wah… keren juga ya danaunya. pengen ngikut juga nih hhee😀

  2. gampang,
    lain kali kita atur jadwalnya😀

  3. redbike92

    wah refresing memang asyik bro
    btw kok namanya Tanjung Putus

  4. kurang tau juga😀 ,
    nantilah diulas lagi

  5. Ping-balik: Touring ke siak « Azul's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: