Mur as roda belakang sepeda motor

Servis sepeda motor di bengkel yang berbeda-beda ternyata tidak selalu berdampak negatif, ya . . walaupun hanya secara kebetulan mendapatkan tempat servis yang berbeda. Tapi, minimal pengalaman tentang perbedaan kinerja dari para mekanik yang kita dapatkan.
contohnya pas ban bocor, rantai terlalu kendur dan ganti ban luar atau dalam.
secara praktek kinerja mekanik dalam memperlakukan sepeda motor tentu berbeda antara satu sama yang lainnya, ada yang kasar . . ada yang pas dan ada yang terlalu lembut dalam menangani sepeda motor kita.
untuk mekanik yang melakukan service sepeda motor terlalu kasar pastinya akan membuat hati tidak karuan, pas melihat tunggangan diperlakukan kasar . . dan mungkin saja kita akan langsung menghampiri sang mekanik . .
untuk mekanik yang pas dalam melakukan service terhadap sepeda motor pastinya kita akan duduk tenang melihat sepeda motor kita diperlakukan dengan demikian.
nah, untuk kinerja servis mekanik yang memperlakukan sepeda motor terlalu ‘lembut’ ini yang saya mau tulis disini . .

Memperlakukan sepeda motor memang harus berhati-hati atau kerusakan yang lebih besar akan didapati. Tapi ada kalanya ada penservisan bagian sepeda motor yang harus ‘sedikit’ dikasari ( bukan kasar dalam artian dibanting ya:mrgreen: ) . . contoh penguncian mur pengunci poros/as roda belakang . .

baru saja saya mendapatkan pengalaman service di salah satu bengkel resmi di daerah Pekanbaru, yaitu servis rantai sepeda motor saya yang sudah kendur.
sepeda motor ditaruh di atas standar paddock,
mur as roda belakang pun dikendurkan,
mur penyetel rantai pun diputar untuk mendapatkan ketegangan rantai yang pas,
tetapi . . . . waw !! pengerjaan akhirnya mengkhawatirkan bro . . penguncian mur as roda belakang hanya dilakukan dengan tangan bro !

proses penyetelan rantai pun selesai dan sepeda motor diserahkan lagi ke saya, namun rasa kekhawatiran masih tersimpan . . mau bertanya malas, secara mekanik disana kelihatannya sudah pada profesional semua ( tak taulah kalau ada anak magang juga:mrgreen: )
setiba dirumah saya pun bertanya pengalaman yang baru saja saya alami kepada salah satu teman di fb bro Aldi ( thankz bro ) yang paham mengenai motor, menurutnya hal tersebut jelas salah karena mur as roda belakang haruslah di kunci dengan kuat, kalau dengan tangan belumlah terlalu kuat. Bagusnya proses penguncian mur as belakang harus ditekan dengan kaki untuk hasil yang maksimal, bukannya dengan tangan .

ditekan dengan kaki supaya mur terkunci lebih kuat lagi, karena berbagai bikers. . berbagai gaya mengendarai pula . . ada yang suka santai dan ada juga yang suka kebut-kebutan sentak-sentakan gas tanpa memikirkan suku cadang yang akan cepat rusak usai perlakuan tersebut
( terutama kerusakan pada rantai : kendur, gigi tarik cepat habis, dll ).
Jadi, bila rasanya bro sekalian merasa mur as roda belakang tunggangannya masih dirasa belum kuat sehabis servis . . kencangin lagi deh, mungkin bisa pinjam sebentar kunci dibengkel atau kalau punya kunci sendiri akan lebih bagus lagi . caranya seperti gambar di atas ( yang pakai kaki ) .
Hal kecil seperti bisa jadi masalah besar bro .

semoga bermanfa’at .

(Azul)

Categories: Sepeda Motor | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: