Memancing Ikan di Rantau Kasih – Part 2 Akhir Petualangan..

lanjutan dari tulisan sebelumnya..

Persiapan Joran

Jujur, saya baru pertama kali ini pergi dengan tujuan memancing dengan joran yang saya siapkan sendiri untuk pemakaian pribadi. Jadi, tidak salah kalau saya over kepo ketika bro Puja, Merry, Adik Merry dan Abang Merry yang sudah mulai mempersiapkan jorannya masing-masing.
Dengan dibuka tertawa cekikikan sambil ditahan-tahan, bro Puja membantu saya mempersiapkan joran. Mulai dari merakit joran, memasang pemberat dan memasang kail yang rupanya butuh trik ikatan tertentu supaya kail tidak lepas dari ikatan ketika bertugas di sungai nanti.

Persiapan Joran

Setelah masing-masing joran siap diajak bertugas, kami satu persatu mulai pergi menelusuri tepian sungai yang hanya berjarak lebih kurang 100 meter di belakang pondok mak Adang.

Memulai Fishing !

Masih ditemani hujan gerimis, kami mulai memasang umpan yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh bro Puja, yak.. Cacing tanah!

Baca lebih lanjut

Categories: Full Indonesia, Full Pekanbaru, Jelajah Nusantara, Provinsi Riau, Sepeda Motor, Unik | 2 Komentar

Memancing Ikan di Rantau Kasih – Part 1

Memancing Ke Rantau Kasih

Memancing,

Rasanya di antara sekian banyak teman-teman yang saya miliki mulai dari teman semasa kecil, teman sekolah dasar, teman sltp, teman slta, teman kuliah hingga yang masih menjadi teman saat ini jarang sekali yang tidak hobi dengan yang namanya memancing. Hampir di setiap ada waktu liburan yang mereka miliki sering sekali diisi dengan hobi yang satu ini. Untuk tempat pelaksanaan hobi yang satu ini tidaklah monoton di sungai saja, berbagai tempat yang sekiranya ada ikan pasti didatangi.. mulai dari sungai, kali, danau, hingga rawa. Memang luar biasa kalau udah jadi hobi:mrgreen: .

Terlebih dengan adanya acara di televisi yang menayangkan tentang kegiatan memancing, mulai dari Sabang hinga Merauke hingga spot-spot pemancingan di Negara tetangga. Dengan adanya tayangan televisi yang satu persatu muncul ke layar dengan tujuan memenuhi berbagai hobi para penonton, maka penonton pun akan merasa lebih bisa mengembangkan hobi mereka, atau bisa jadi yang semula tidak hobi bisa menjadi sedikit tertarik dengan acara yang ditayangkan di televisi yang berujung hobi juga:mrgreen: .

Model : Bro Puja

Model : Bro Puja

Tayangan yang berisikan berbagai hobi masyarakat di Indonesia ini ada banyak. Di antaranya untuk petualangan My Trip My Adventure, Ethnic Runaway, Mata Pancing, Mancing Mania, Ring of Fire dan masih banyak lagi.. mulai dari kegiatan indoor hingga outdoor.. tinggal dipilih..:mrgreen: tapi, saya lebih menyukai acara hobi yang berkaitan dengan outdoorūüėÄ .

baca semua

Categories: Full Indonesia, Jelajah Nusantara, Provinsi Riau, Sepeda Motor, Unik | 6 Komentar

Menggapai Air Terjun Lubuk Bigau a.k.a Air Terjun Pangkalan Kapas (Artepak) Part 5 – Akhir Petualangan..

Perjalanan Pulang ke Lipat Kain

Artikel sebelumnya ada di sini

Setelah berpamitan dengan pemilik rumah tempat kami menginap semalam, perjalanan pulang dimulai. Di dalam hati saya selalu berdo’a untuk keselamatan kami hingga sampai di rumah masing-masing.. dan satu lagi.. berharap jalan kering tidak hujan seperti kemarin lagi. Bismilahirrohmanirrohim.. disusul do’a perjalanan kami ucapkan sembari perjalanan baru dimulai.

ilustrasi jalan yang kami tempuh, dari : google

ilustrasi jalan yang kami tempuh, dari : google

Perjalanan malam kali ini rupanya diawali dengan mulus, karena track sudah lumayan kering dari sebelumnya. Hingga menjumpai sungai, rupanya jalan benar-benar jauh lebih kering dari sebelumnya, Alhamdulillah.. tidak henti terucap di hati saya. Sebelum menjumpai sungai sempat was-was di dalam hati karena khawatir jika kondisi sungai masih seperti kemarin, tapi ketika sampai di tepian sungai rupanya ketinggian sungai bersahabat, dan bisa dilewati langsung dengan sepeda motor.

Oke, Bismillah.. dan sepeda motor kami lolos melintasi sungai tersebut ! yeah !

Menjelang Rumah Penduduk..

Perjalanan kembali dilanjutkan, setelah melewati beberapa tanjakan dan turunan¬†hingga hampir mencapai rumah penduduk terdekat, kami melihat¬†seekor ular berwarna hijau yang bagian dada sampai kepala dalam kondisi tegak di tengah jalan. ‚ÄúAstaghfirulloh.. ada apa ini ?‚ÄĚ gumam saya di dalam hati.¬† baca semua

Categories: Full Indonesia, Jelajah Nusantara, Provinsi Riau, Sepeda Motor, Unik | 2 Komentar

Menggapai Air Terjun Lubuk Bigau a.k.a Air Terjun Pangkalan Kapas (Artepak) Part 4

Terpukau..

Cerita sebelumnya ada di sini :-D ,

Betapa tidak saya terpukau dengan air terjun yang kami tuju selama perjalanan ini ?? puas mendongakkan kepala melihat ke atas baru kelihatan bagian atas tebing dari sumber curahan air terjun ini ! luar biasa ! Provinsi Riau memiliki Air Terjun setinggi dan seindah ini !

Air Terjun Lubuk Bigau - Pangkalan Kapas

Tebing yang tinggi dengan berbagai versi ukuran ketinggian yang dinyatakan oleh pengunjung, ada yang bilang 130 meter, bahkan ada yang sampai bilang melebihi 200 meter (info dari pemandu). Curahan air terjun yang langsung menghantam susunan batu berwarna merah batu bata.

Tidak terasa lagi sisksaan perjalanan yang menimpa kami kemarin, terobati dengan keindahan alam buatan yang maha Esa ini !

Luka di tangan akibat membuang lumpur yang memenuhi kolong roda bagian belakang motor.

Luka di kaki saat membantu menyeberangkan sepeda motor melewati sungai.

Apalagi ??  baca semua

Categories: Full Indonesia, Jelajah Nusantara, Provinsi Riau, Sepeda Motor, Unik | 5 Komentar

Menggapai Air Terjun Lubuk Bigau a.k.a Air Terjun Pangkalan Kapas (Artepak) Part 3

Tiba di Desa Lubuk Bigau

Kelanjutan dari postingan petualangan sebelumnya, klik di sini

Di tengah rimba

Tanpa melihat jam, saya rasa waktu sudah menunjukkan di atas jam 9 malam atau bisa jadi lewat lagi dari perkiraan. Hanya capek dan secepatnya bisa beristirahat yang saya fikirkan saat tiba di salah satu rumah penduduk yang bersedia menyediakan tempat beristirahat untuk rombongan kami malam itu.

                Udaranya ? sejuk ! dan hampir sedingin udara di Padang Panjang-Sumbar.

Sepeda Motor saya parkir di tepi jalan rumah penduduk, mencari dan memastikan keamanan para cewek yang sudah dibawa sebelumnya oleh abang-abang di tengah perjalanan tadi, dan.. Alhamdulillah..¬† semua dalam keadaan selamat dan lengkapūüėÄ .

Setelah membersihkan sandal dan sedikit lumpur di badan.. saya masuk ke rumah, berkenalan dan ikut mendengar dialog Mery dengan penduduk setempat walaupun badan sudah mau rontok malam itu:mrgreen: . Rupanya Mery juga berdialog dengan salah satu penduduk yang nantinya akan menjadi pemandu kami ke Air Terjun. Kami memutuskan untuk menggunakan jasa pemandu, karena memang belum ada satupun dari kami yang pernah pergi ke air terjun yang akan kami tuju saat ini, dari dialog dan kesepakatan akhirnya kami memutuskan akan berangkat besok paginya sekitar jam 7 pagi. Setelah itu rombongan termasuk saya yang badan sudah amat letih bisa beristirahat.  baca semua

Categories: Full Indonesia, Jelajah Nusantara, Provinsi Riau, Sepeda Motor, Unik | 5 Komentar

Blog di WordPress.com.